tus



Bunga Duka CitaBunga Papan PernikahanKrans Duka Cita

Bunga Meja MawarBunga Meja TulipBunga Meja Lili

Parcel Buah dan BungaBuket BungaPaket Boneka dan Buah

Tampilkan postingan dengan label Toko Bunga Payakumbuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Toko Bunga Payakumbuh. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Juni 2013

Budaya Berdagang dan Usaha Tanaman Bunga

Budaya Berdagang Masyarakat Minangkabau
Masyarakat Minangkabau tersohor dengan profesi sebagai pedagang. Tak dipungkiri, penggelutan usaha dagang dilakukan tidak hanya oleh masyarakat Minangkabau yang tinggal di wilayah Sumatera Barat saja, tetapi juga yang menjadi merantau. Budaya berdagang dibawa pula oleh perantau Minangkabau ke luar Sumatera Barat atau Sumatera. Maka, tak heran pada tempat-tempat perbelanjaan di berbagai wilayah Indonesia dapat dijumpai pedagang yang berasal dari suku bangsa Minangkabau. Berbagai jenis usaha dagang dilakukan masyarakat ranah Minang ini, salah satunya usaha tanaman bunga. Mungkin dapat dikatakan dengan hadirnya toko bunga di kota Padang menguatkan pendapat bahwa terdapatnya toko bunga seluruh Indonesia. 

Tempat Usaha Bunga di Padang
Analisis potensi wilayah untuk kota Padang menunjukkan bahwa wilayah ini Wilayah ini berpotensi dalam pertanian dan hortikultura. Dari luasan wilayah Padang diketahui sebanyak 55 hektar di kota Padang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Sementara di wilayah Payakumbuh, Bukit Tinggi, dan Padang Panjang masing-masing memiliki luasan, 25, 10, dan 9 hektar. Dari keempat wilayah tersebut kota Padang Panjang cukup memiliki potensi dalam sektor hortikultura, khususnya pada sub tanaman hias. Kota ini berada pada 700 mdpl dan memiliki 3 gunung yang berjejer, yakni Merapi, Tandikek, dan Singgalang. Kota ini bahkan mendapat julukan sebagai “Kota Berbunga”.  Hanya saja, jenis tanaman hias yang telah diketahui telah dipasarkan bukanlah dari jenis yang berbunga seperti Anthurium. 

Sekalipun demikian, bukan berarti sama sekali tak terdapat pihak yang mengusahakan tanaman bunga. Pada kenyataanya, di Kota Padang ditemukan toko-toko bunga. Seperti di Jalan Sutan Syahrir, Jalan Nipah, Jalan Niaga, Jalan W.R. Mongonsidi, dan beberapa tempat lainnya. Lalu apa yang membuat berdirinya toko bunga di kota Padang Sementara potensi wilayahnya cenderung tidak menunjang.

Berdasarkan beberapa sumber ditemukan beberapa syarat agar suatu usaha dapat berjalan baik. Terdapat setidaknya hal-hal yang perlu diperhatikan diantaranya, manajemen dalam keuangan, pemasok bahan baku, karyawan dengan keterampilan yang dibutuhkan, serta kecakapan pemilik usaha. Kesemua ini dikatakan sebagai kunci sukses yang harus dimiliki untuk menjalankan sebuah usaha, termasuk usaha tanaman bunga.
Sekalipun memang, bila salah satu dari sejumlah kunci sukses sebuah usaha di atas tidak terpenuhi bukan berarti tidak bisa melakukan usaha. Berdirinya toko bunga di kota Padang dapat dijadikan contoh. 

Di tengah kuatnya arus budaya berdagang pada masyarakat Minangkabau, kreativitas dalam menjalankan usaha nampaknya memainkan peran yang cukup baik.